Hosting Unlimited Indonesia

Perancis dan Afrika Kolaborasi untuk Tingkatkan Pengusaha Perempuan Afrika

Presiden Perancis Emmanuel Macron dan Bank Pembangunan Afrika telah meluncurkan program senilai AS$300 juta untuk meningkatkan kepemilikan bisnis oleh perempuan Afrika.


Program ini diumumkan pada KTT G7 di Biarritz, Perancis. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses kredit pada pengusaha perempuan Afrika di seluruh benua selama periode lima tahun.


Penyanyi kenamaan asal Benin, Angelique Kidjo, duta besar UNICEF yang telah mempromosikan program Bank Pembangunan Afrika, berperan penting dalam bekerja sama dengan Macron untuk mengoordinasikan proyek itu.


Kidjo mengatakan kepada VoA, bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Macron tentang program ini selama dua tahun terakhir. Ia mengatakan proyek itu penting karena banyak perempuan "menyerah dalam investasi" karena mereka tidak memiliki agunan dan bank tidak menanggapi mereka secara serius.




"Agar kita bisa mengurangi kemiskinan, menyekolahkan anak-anak kita dan membangun masa depan bagi kaum muda Afrika, agar mereka tidak sekarat di Laut Tengah, kita membutuhkan perempuan menembus pasar untuk mendapatkan akses kredit ," kata Kidjo.


Bank Pembangunan Afrika mengatakan bahwa 77 persen perempuan Afrika tidak memiliki akses ke sektor keuangan. Bank tersebut mengatakan  kerugian ekonomi karena ketidaksetaraan gender di  sub-Sahara Afrika diperkirakan mencapai AS$ 2,5 triliun.


"Perempuan harus diperlakukan dengan serius. Itulah yang saya inginkan. Saya ingin menyaksikan transformasi perempuan-perempuan yang memiliki ide-ide luar biasa," kata Kidjo. [my/pp]



Top News

Hosting Unlimited Indonesia